Cara Belanja

Cara Memesan Produk dari Website Pasifiksteel

Berikut adalah langkah-langkah cara memesan produk dari website pasifiksteel.com

Langkah 1: Kunjungi Website pasifiksteel.com

Buka web browser Anda dan kunjungi website pasifiksteel.com.

Langkah 2: Jelajahi Produk

Jelajahi berbagai kategori produk yang tersedia di website pasifiksteel.com. Anda dapat menggunakan menu navigasi di bagian atas website untuk menemukan produk yang Anda inginkan.

Langkah 3: Pilih Produk

Temukan produk yang ingin Anda beli dan klik tombol Tambah Ke Keranjang atau Pilih Opsi untuk produk yang memiliki varian pada pada halaman produk.

Langkah 4: Masukkan Jumlah Pesanan

Pada halaman keranjang belanja, masukkan jumlah produk yang ingin Anda beli. Anda dapat mengubah jumlahnya dengan menggunakan tombol “+” dan “-“.

Langkah 5: Lanjutkan ke Checkout

Setelah memasukkan jumlah produk yang diinginkan, klik tombol “Lanjutkan ke Checkout”.

Langkah 6: Isi Detail Pemesanan

Pada halaman checkout, Anda perlu mengisi beberapa informasi, seperti:

  • Nama Lengkap
  • Alamat Email
  • Nomor Telepon
  • Alamat Pengiriman
  • Metode Pembayaran
  • Pastikan Anda mengisi semua informasi dengan benar.

Langkah 7: Tinjau Pesanan Anda

Tinjau kembali detail pesanan Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan. Periksa kembali nama produk, jumlah, harga, alamat pengiriman, dan metode pembayaran.

Langkah 8: Klik Tombol WhatsApp

Setelah yakin dengan pesanan Anda, klik tombol Kirim detail order melalui Whatsapp kami. Tombol ini biasanya terletak di bagian atas halaman checkout.

Langkah 9: Konfirmasi Pesanan di WhatsApp

Anda akan diarahkan ke aplikasi WhatsApp. Anda akan menerima pesan dari pasifiksteel.com yang berisi detail pesanan Anda. Konfirmasikan pesanan Anda dengan mengirim pesan tersebut.

Langkah 10: Tunggu Konfirmasi dari pasifiksteel.com

pasifiksteel.com akan segera memproses pesanan Anda dan mengirimkan konfirmasi melalui WhatsApp. Anda akan menerima informasi mengenai status pesanan Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah memesan produk dari website pasifiksteel.com dan mempercepat proses order dengan menggunakan tombol WhatsApp di akhir step.

Penyebab Atap Rumah Anda Bocor dan Temuka Solusinya

Atap rumah yang bocor dapat menjadi masalah besar, menyebabkan kerusakan pada interior rumah, dan bahkan mengganggu kenyamanan penghuninya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab kebocoran dan cara mengatasinya dengan tepat.

Penyebab Umum Kebocoran Atap Rumah:

  1. Kerusakan Genteng: Genteng yang retak, pecah, atau hilang adalah salah satu penyebab paling umum kebocoran atap. Hal ini dapat terjadi akibat faktor cuaca, seperti hujan badai atau angin kencang, ataupun karena faktor usia genteng yang sudah tua dan rapuh.
  2. Kebocoran Talang Air: Talang air yang tersumbat atau bocor dapat menyebabkan air hujan meluap dan merembes ke dalam atap. Pastikan talang air selalu dibersihkan secara rutin dan periksa kondisinya secara berkala untuk memastikan tidak ada kebocoran.
  3. Kebocoran Flashing: Flashing adalah lembaran logam yang dipasang di sekitar sambungan atap, seperti di sekitar cerobong asap atau ventilasi. Jika flashing rusak atau tidak terpasang dengan benar, air dapat masuk ke dalam atap dan menyebabkan kebocoran.
  4. Kebocoran Atap Datar: Atap datar lebih rentan terhadap kebocoran dibandingkan dengan atap miring karena air hujan dapat menggenang di atasnya. Kebocoran pada atap datar biasanya disebabkan oleh keretakan pada membran atap, sambungan yang tidak kedap air, atau kerusakan akibat benda tajam.
  5. Kondensasi: Kondensasi air dapat terjadi di bagian bawah atap, terutama pada musim dingin. Hal ini dapat menyebabkan kebocoran jika tidak ditangani dengan tepat.

Cara Mengatasi Kebocoran Atap Rumah:

  1. Identifikasi Sumber Kebocoran: Langkah pertama adalah menemukan sumber kebocoran. Periksa bagian dalam rumah untuk mencari tanda-tanda air yang merembes, seperti noda air pada langit-langit atau dinding. Anda juga dapat naik ke atap dan memeriksa kondisinya secara langsung.
  2. Perbaiki Kerusakan: Setelah menemukan sumber kebocoran, perbaiki kerusakan yang menyebabkannya. Jika genteng yang rusak, gantilah dengan genteng yang baru. Jika talang air yang tersumbat, bersihkan sumbatannya. Jika flashing yang rusak, perbaikilah atau gantilah dengan yang baru.
  3. Cegah Kebocoran di Masa Depan: Lakukan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah kebocoran di masa depan. Periksa atap secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan. Bersihkan talang air secara rutin. Pastikan flashing terpasang dengan benar dan tidak ada celah yang memungkinkan air masuk.

Tips Tambahan:

  • Jika Anda tidak yakin bagaimana cara memperbaiki kebocoran atap, sebaiknya hubungi tukang atap yang profesional.
  • Gunakan bahan atap yang berkualitas tinggi dan tahan lama.
  • Lakukan perawatan atap secara berkala untuk memastikan kondisinya tetap baik.

Dengan mengetahui penyebab kebocoran atap dan cara mengatasinya, Anda dapat menjaga rumah Anda tetap kering dan nyaman.

Perbandingan Konstruksi Atap Kayu dan Baja Ringan: Mana yang Lebih Baik?

Memilih material untuk konstruksi atap merupakan keputusan penting dalam membangun rumah atau gedung. Dua pilihan material yang populer saat ini adalah kayu dan baja ringan. Masing-masing material memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga penting untuk memahami perbedaannya sebelum membuat keputusan.

Konstruksi Atap Kayu:

  • Kelebihan:
    • Estetika: Kayu memiliki tampilan alami yang hangat dan indah, sehingga dapat memberikan kesan klasik dan elegan pada bangunan.
    • Fleksibel: Kayu mudah dibentuk dan dipotong, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai desain atap yang rumit.
    • Isolator panas yang baik: Kayu merupakan isolator panas yang baik, sehingga dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin.
    • Ramah lingkungan: Kayu merupakan material yang dapat diperbaharui, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baja ringan.
  • Kekurangan:
    • Harga: Kayu umumnya lebih mahal dibandingkan dengan baja ringan.
    • Ketahanan: Kayu rentan terhadap rayap, jamur, dan pelapukan, sehingga membutuhkan perawatan yang lebih rutin.
    • Kekuatan: Kayu memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan dengan baja ringan, sehingga tidak cocok untuk digunakan pada bangunan dengan bentang atap yang lebar.
    • Ketahanan api: Kayu mudah terbakar, sehingga berisiko tinggi menyebabkan kebakaran.

Konstruksi Atap Baja Ringan:

  • Kelebihan:
    • Harga: Baja ringan umumnya lebih murah dibandingkan dengan kayu.
    • Ketahanan: Baja ringan tahan terhadap rayap, jamur, dan pelapukan, sehingga tidak memerlukan banyak perawatan.
    • Kekuatan: Baja ringan memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kayu, sehingga cocok untuk digunakan pada bangunan dengan bentang atap yang lebar.
    • Ketahanan api: Baja ringan tahan api, sehingga dapat membantu mencegah penyebaran api dalam kasus kebakaran.
    • Pemasangan yang cepat dan mudah: Baja ringan mudah dipasang dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.
  • Kekurangan:
    • Estetika: Baja ringan memiliki tampilan yang modern dan minimalis, yang mungkin tidak sesuai dengan semua gaya arsitektur.
    • Konduktivitas panas: Baja ringan merupakan konduktor panas yang baik, sehingga dapat menyebabkan ruangan menjadi panas di musim panas dan dingin di musim dingin.
    • Korosi: Baja ringan rentan terhadap korosi, sehingga perlu dilapisi dengan cat anti karat untuk memperpanjang umur pemakaiannya.
    • Dampak lingkungan: Produksi baja ringan menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih tinggi dibandingkan dengan kayu.

Kesimpulan:

Memilih antara konstruksi atap kayu dan baja ringan tergantung pada beberapa faktor, seperti anggaran, desain bangunan, iklim, dan preferensi pribadi. Kayu merupakan pilihan yang tepat untuk mereka yang menginginkan tampilan alami dan estetika yang hangat, sedangkan baja ringan merupakan pilihan yang tepat untuk mereka yang menginginkan material yang kuat, tahan lama, dan hemat biaya.

Penting untuk diingat:

  • Konsultasikan dengan arsitek atau insinyur struktur untuk mendapatkan saran terbaik tentang material atap yang tepat untuk bangunan Anda.
  • Pertimbangkan faktor-faktor seperti anggaran, desain bangunan, iklim, dan preferensi pribadi sebelum membuat keputusan.
  • Pastikan material yang Anda pilih sesuai dengan standar bangunan dan peraturan yang berlaku di daerah Anda.

Cara Pemarangan Baja Ringan dan Galvalum pada Bangunan

Baja ringan dan galvalum adalah dua jenis material yang semakin populer digunakan dalam konstruksi bangunan modern. Material ini menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan dengan material tradisional seperti kayu atau beton, sehingga banyak dipilih untuk membangun rumah, ruko, dan gudang.

Pemarangan baja ringan dan galvalum adalah proses pemasangan material tersebut pada struktur bangunan. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat untuk memastikan kekuatan dan ketahanan bangunan. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam pemarangan baja ringan dan galvalum:

Persiapan:

  1. Perencanaan: Buatlah gambar kerja yang detail dan lengkap untuk memastikan proses pemarangan berjalan dengan lancar.
  2. Pengadaan material: Pastikan Anda memilih material baja ringan dan galvalum yang berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan proyek.
  3. Persiapan peralatan: Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk pemarangan, seperti bor, obeng, kunci pas, dan alat ukur.

Pemasangan:

  1. Pemasangan kuda-kuda: Pasang kuda-kuda baja ringan atau galvalum sebagai struktur utama atap. Pastikan kuda-kuda dipasang dengan kokoh dan tegak lurus.
  2. Pemasangan purlin: Pasang purlin di atas kuda-kuda sebagai struktur penyangga atap. Pastikan purlin dipasang dengan jarak yang sesuai dengan spesifikasi material.
  3. Pemasangan reng: Pasang reng di atas purlin sebagai tempat untuk memasang penutup atap. Pastikan reng dipasang dengan rapi dan sejajar.
  4. Pemasangan penutup atap: Pasang penutup atap seperti genteng metal, spandek, atau alur bondek pada reng. Pastikan penutup atap dipasang dengan benar dan rapat untuk menghindari kebocoran.

Penyelesaian:

  1. Pemasangan talang air: Pasang talang air untuk mengalirkan air hujan dari atap. Pastikan talang air dipasang dengan kemiringan yang sesuai dan terhubung dengan pipa air hujan.
  2. Pemeriksaan akhir: Lakukan pemeriksaan akhir pada seluruh struktur atap untuk memastikan semua komponen terpasang dengan benar dan kokoh.

Tips untuk Pemarangan yang Sukses:

  • Gunakan material baja ringan dan galvalum yang berkualitas tinggi.
  • Ikuti gambar kerja dengan cermat dan teliti.
  • Gunakan peralatan yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi material.
  • Pastikan semua komponen terpasang dengan kokoh dan kuat.
  • Lakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan semua komponen terpasang dengan benar.

Pemarangan baja ringan dan galvalum adalah proses yang penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan bangunan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan menerapkan tips-tips yang diberikan, Anda dapat melakukan pemarangan baja ringan dan galvalum dengan sukses.

Penting untuk diingat:

  • Pemarangan baja ringan dan galvalum sebaiknya dilakukan oleh tukang yang berpengalaman dan memiliki keahlian di bidang ini.
  • Konsultasikan dengan arsitek atau insinyur struktur untuk mendapatkan desain dan spesifikasi yang tepat untuk bangunan Anda.
  • Perhatikan peraturan dan standar keselamatan kerja yang berlaku saat melakukan pemarangan.

Semoga artikel ini bermanfaat!

Popularitas Spandek/Trimdek untuk Bahan Bangunan

Spandek dan Trimdek merupakan dua jenis material atap metal yang semakin populer digunakan dalam konstruksi bangunan modern. Keduanya menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan dengan material atap tradisional seperti genteng tanah liat atau beton, sehingga menarik minat banyak arsitek, kontraktor, dan pemilik bangunan.

Persamaan Spandek dan Trimdek:

  • Terbuat dari baja galvanis: Spandek dan Trimdek terbuat dari baja galvanis yang dilapisi zinc, sehingga tahan karat dan korosi. Hal ini menjadikan kedua material ini tahan lama dan tidak memerlukan banyak perawatan.
  • Ringan dan mudah dipasang: Spandek dan Trimdek jauh lebih ringan dibandingkan dengan atap tradisional, sehingga mudah diangkut dan dipasang. Bobotnya yang ringan juga membantu mengurangi beban struktur bangunan secara keseluruhan.
  • Tahan api: Spandek dan Trimdek memiliki ketahanan api yang baik, sehingga dapat membantu meningkatkan keamanan bangunan.
  • Tersedia dalam berbagai warna dan bentuk: Spandek dan Trimdek tersedia dalam berbagai warna dan bentuk, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai desain dan gaya arsitektur.

Perbedaan Spandek dan Trimdek:

  • Bentuk gelombang: Spandek memiliki bentuk gelombang yang lebih kecil dan rapat dibandingkan Trimdek. Hal ini membuat Spandek lebih kokoh dan mampu menahan beban yang lebih besar. Trimdek, di sisi lain, memiliki bentuk gelombang yang lebih besar dan jarang, sehingga lebih ringan dan lebih mudah dibentuk.
  • Ketebalan: Spandek umumnya lebih tebal dibandingkan Trimdek. Hal ini membuat Spandek lebih tahan lama dan lebih cocok untuk digunakan pada bangunan yang membutuhkan kekuatan ekstra. Trimdek, di sisi lain, lebih tipis dan lebih ekonomis, sehingga cocok untuk digunakan pada bangunan yang tidak memerlukan beban yang terlalu besar.
  • Harga: Spandek umumnya lebih mahal dibandingkan Trimdek. Hal ini karena Spandek lebih tebal dan lebih kokoh. Trimdek, di sisi lain, lebih murah dan lebih ekonomis, sehingga cocok untuk digunakan pada proyek dengan anggaran terbatas.

Popularitas Spandek dan Trimdek:

Spandek dan Trimdek semakin populer digunakan dalam berbagai jenis konstruksi, termasuk:

  • Bangunan industri: Spandek dan Trimdek banyak digunakan pada bangunan industri karena kekuatan, ketahanan, dan kemudahan pemasangannya.
  • Gudang: Spandek dan Trimdek juga populer digunakan pada gudang karena ketahanannya terhadap cuaca dan hama.
  • Rumah tinggal: Spandek dan Trimdek semakin banyak digunakan pada rumah tinggal karena estetika modernnya, kemudahan pemasangannya, dan ketahanannya terhadap cuaca.
  • Bangunan komersial: Spandek dan Trimdek juga digunakan pada bangunan komersial seperti toko, restoran, dan kantor karena estetika modernnya, kemudahan pemasangannya, dan ketahanannya terhadap cuaca.

Kesimpulan:

Spandek dan Trimdek adalah dua pilihan material atap metal yang populer dengan berbagai keunggulan. Spandek lebih cocok untuk digunakan pada bangunan yang membutuhkan kekuatan ekstra, sedangkan Trimdek lebih cocok untuk digunakan pada proyek dengan anggaran terbatas.

Pemilihan material atap metal yang tepat tergantung pada kebutuhan dan anggaran proyek. Penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, ketahanan, kemudahan pemasangan, estetika, dan harga sebelum memilih material yang tepat.

Tips Memilih Spandek atau Trimdek:

  • Pertimbangkan kebutuhan kekuatan bangunan: Jika bangunan membutuhkan kekuatan ekstra, pilihlah Spandek yang lebih tebal.
  • Pertimbangkan anggaran proyek: Trimdek umumnya lebih murah dibandingkan Spandek, sehingga lebih cocok untuk proyek dengan anggaran terbatas.
  • Pertimbangkan estetika: Spandek dan Trimdek tersedia dalam berbagai warna dan bentuk, sehingga pilihlah yang sesuai dengan desain arsitektur bangunan.
  • Konsultasikan dengan arsitek atau kontraktor: Arsitek dan kontraktor dapat membantu Anda memilih material atap metal yang tepat untuk proyek Anda.

Kenapa Bondeck adalah material bangunan yang efektif

Bondek, atau yang juga dikenal sebagai floordeck, merupakan material bangunan yang terbuat dari lembaran baja tipis bergelombang. Material ini semakin populer digunakan dalam konstruksi bangunan modern, terutama untuk lantai dan atap. Berikut beberapa alasan kenapa bondek adalah material bangunan yang efektif:

1. Kuat dan Kokoh

Bondek terbuat dari baja galvanis yang terkenal dengan kekuatan dan ketahanannya. Struktur gelombang pada bondek memberikan perkuatan tambahan, sehingga mampu menahan beban yang lebih besar dibandingkan material lantai dan atap tradisional seperti kayu atau beton. Hal ini menjadikan bondek ideal untuk digunakan pada bangunan bertingkat atau struktur yang membutuhkan kekuatan ekstra.

2. Ringan dan Mudah Dipasang

Dibandingkan dengan material lain seperti beton bertulang, bondek jauh lebih ringan. Hal ini memudahkan proses pemasangan dan transportasi, serta mengurangi beban struktur bangunan secara keseluruhan. Bobot bondek yang ringan juga memungkinkan pemasangan yang lebih cepat dan hemat waktu.

3. Hemat Biaya dan Efisien

Penggunaan bondek dapat menghemat biaya konstruksi secara signifikan. Hal ini karena bondek membutuhkan lebih sedikit material dan tenaga kerja dibandingkan dengan metode konstruksi tradisional. Selain itu, bondek juga dapat membantu mempercepat waktu pembangunan, sehingga menghemat biaya overhead.

4. Tahan Lama dan Perawatan Rendah

Bondek terbuat dari baja galvanis yang tahan karat dan korosi. Hal ini menjadikan bondek material yang tahan lama dan tidak memerlukan banyak perawatan. Bondek juga tahan terhadap api dan hama, sehingga meningkatkan keamanan dan ketahanan bangunan.

5. Serbaguna dan Fleksibel

Bondek dapat digunakan untuk berbagai aplikasi konstruksi, termasuk lantai, atap, dinding, dan struktur mezzanine. Material ini mudah dibentuk dan dipotong sesuai kebutuhan, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai desain dan spesifikasi bangunan.

Kesimpulan

Bondek menawarkan banyak keuntungan dibandingkan dengan material bangunan tradisional, seperti kekuatan, bobot yang ringan, kemudahan pemasangan, dan biaya yang hemat. Keuntungan-keuntungan ini menjadikan bondek material yang efektif dan serbaguna untuk berbagai aplikasi konstruksi.

Manfaat Tambahan Bondek:

  • Mempercepat proses pengeringan beton: Bondek memiliki rongga-rongga yang memungkinkan udara mengalir dengan mudah, sehingga mempercepat proses pengeringan beton dan mengurangi risiko keretakan.
  • Meningkatkan kualitas beton: Bondek membantu mendistribusikan beban secara merata pada beton, sehingga meningkatkan kualitas dan kekuatan beton.
  • Ramah lingkungan: Bondek terbuat dari material yang dapat didaur ulang, sehingga ramah lingkungan dan membantu mengurangi limbah konstruksi.

Dengan berbagai keuntungan dan manfaatnya, bondek adalah pilihan material yang tepat untuk konstruksi bangunan modern yang ingin menghemat biaya, waktu, dan meningkatkan kualitas bangunan.

5 Macam Atap Rumah yang Tidak Panas

Atap sejatinya merupakan elemen penting dalam membangun berbagai macam-macam atap rumah tinggal. Tidak hanya berfungsi sebagai struktural, namun juga atap berperan sebagai pelindung rumah dari teriknya sinar matahari dan derasnya air hujan.

Dari semua fungsionalitas atap rumah, macam-macam atap rumah memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri, berdasarkan bahan dasar pembuat yang digunakan. Atap rumah yang baik tidak hanya dapat melindungi penghuninya, namun juga dapat menghalau udara panas di siang hari. Terlebih jika menetap di negara tropis, yang siang harinya akan terasa begitu panas. Maka dari itu, Anda perlu menggunakan macam atap rumah yang tepat.

Ingin tahu? Berikut ini adalah beberapa macam atap rumah yang tidak panas yang dapat digunakan pada hunian Anda, yakni:

  1. Atap bahan sirap atau kayu ulin

    Atap berbahan sirap sebenarnya merupakan atap rumah yang berbahan dasar kayu. macam kayu konstruksi yang digunakan ini adalah kayu ulin, yang memang dari segi karakteristik sangat cocok dimanfaarkan sebagai atau rumah atau bangunan-bangunan temporer. Bahkan kayu ulin yang kokoh ini sering kali disebut sebagai kayu besi. Dari segi penggunaan, atap sirap biasamnya digunakan pada bangunan yang ingin menampilkan sisi kesederhanaan namun tetap mewah, contohnya adalah pendopo, villa, gezeboo, gedung pertemuan dan sebagainya.

Kayu ini berasal dari Kalimantan. Penggunaannya sebagai atap rumah karena dinilai memberikan kesan alami dan dapat digunakan untuk jangka yang lama. Selain itu, sirkulasi udara dalam ruangan akan semakin sejuk karena sirkulasi udaranya semakin baik. Umumnya atap yang menggunakan bahan sirap berbentuk panjang atau segitiga pada bagian ujungnya.

Namun dari segi harga, atap ini terbilang cukup mahal serta langka untuk di dapatkan. Kekurangan tersebesar dari atap ini dapat memiliki resiko kebakaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan macam atap lainnya. Maka dari itu, proses perawatannya pun juga tinggi.

2. Atap bahan tanah liat

macam atap rumah yang tidak panas lainnya adalah atap dengan genteng tanah liat. Atap ini dapat dikatakan sebagai atap yang paling populer dan banyak digunakan di Indonesia. Bagaimana tidak, sumber material yang tidak akan pernah abis ini membuat produksi genteng tanah liat semakin pesat. Tidak hanya itu, harganya yang murah menjadi faktor pendorong lainnya mengapa genteng ini populer. Genteng tanah liat dapat menjadi solusi bagi cara membangun rumah dengan dana minim atau sebagai tips hemat membangun rumah.

Meskipun dapat menghalau sinar matahari yang datang, genteng tanah liat ini juga memiliki beberapa kelemahan. Diantaranya adalah genteng tanah liat yang mudah pecah atau terbelah. Pemakaian genteng yang terlampau lama juga dapat menyebabkan warna genteng yang berubah menjadi kehitaman. Dari segi pemasangan pun, genteng ini harus dilapisi dengan kayu atau besi penyangga agar dapat menahan bobot genteng yang cukup berat.

3. Atap bahan beton

Genteng beton akhir-akhir ini banyak dilirik oleh pengembang rumah sebagai atap dari rumah minimalis sederhana dan berbagai desain rumah minimalis lainnya. Mengapa demikian? Genteng beton merupakan material yang terbuat dari bahan semen, kemudian dilapisi dengan serat serta bahan aditif tertentu. Dari segi kekuatan, macam genteng ini memiliki ketahanan yang tinggi dari bahaya pelapukan, kebakaran, cuaca ekstrem hingga serangga. Dari segi kualitas, memang genteng beton jauh lebih baik dibandingkan dengan genteng tanah liat. Maka dari itu, harganya pun terbilang lebih mahal. Genteng ini juga dapat dimanfaatkan sebagai cara menyulap rumah biasa menjadi mewah.

macam macam atap rumah
Atap Metal | Sumber : westernproduct

4. Atap bahan metal

Meskipun terbuat dari bahan metal, genteng yang satu ini merupakan macam atap rumah yang tidak panas. Bisa dikatakan, genteng metal merupakan salah satu inovasi baru bagi atap rumah. Terbuat dari bahan dasar logam anti karat, macam genteng ini memiliki kelebihan dari segi bentuknya yang variatif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Genteng ini dapat menyerupai genteng tanah liat, genteng sirap dan sebagainya. Dari segi bobot pun, genteng ini terbilang ringan. Serta tidak lupa, genteng ini dapat memantulkan panas matahari yang datang, sehingga area di dalam rumah tetap sejuk dan nyaman. ada pula dengan dengan varian genteng metal pasir varian ini yang ramah terhadap lingkungan dikarenakan tidak memantulkan cahaya matahari.

Baca Juga : 9 Kelebihan Genteng Metal Berpasir yang Wajib Kamu Ketahui

macam macam atap rumah

5. Atap bahan keramik

macam atap tidak panas terakhir yang dapat Anda gunakan adalah atap berbahan keramik. Atap ini biasanya akan di finishing menggunakan glasur, yang membuatnya populer di pasaran. Terlebih atap ini sangat cocok diterapkan pada rumah bergaya arsitektur modern, yang kini mulai merambah pesat. Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh macam atap ini adalah dapat digunakan dalam jangka waktu lama, serta memiliki ketahanan dengan api yang baik. bahan ini juga natural dan sangat ecofriendly, sehingga aman digunakan bagi lingkungan sekitar.

Demikianlah beberapa macam atap rumah yang tidak panas yang dapat digunakan serta wajib Anda ketahui dan pelajari. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

9 Kelebihan Genteng Metal Berpasir yang Wajib Kamu Ketahui

Banyak sekali pilihan genteng untuk rumah yang bisa dipiliah. Mulai dari genteng tanah liat, keramik, hingga genteng metal, setiap genteng memiliki fungsi dan kelebihan masing-masing.


Dari banyak pilihan tersebut, genteng metal memiliki beberapa kelebihan tersendiri yang tidak dimiliki oleh jenis genteng yang lain.

Jika kamu sedang membangun rumah, mungkin beberapa kelebihan genteng dengan bahan metal dan berpasir ini bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Apa saja kelebihannya? Mari disimak!

  1. Daya Tahan Tinggi
    Genteng Metal KuatBisa dibilang, daya tahan genteng yang satu ini cukup tinggi dan baik. Pasalnya, bahan genteng ini bersifat anti-pecah! Selain itu, genteng ini juga tahan dari serangan jamur, dan rayap.

    Terlebih, kamu juga tidak perlu khawatir genteng yang satu ini menjadi lapuk. Dengan berbagai kelebihan, genteng ini bisa digunakan hingga puluhan tahun.

  2. Bobot yang Ringan
    Bobot genteng metal sangatlah ringan karena bentuknya berupa lembaran.

    Rata-rata bobot genteng ini dengan luas 1 meter persegi hanyal 7 kg.
    Dibandingkan atap beton yang bobotnya bisa mencapi 60 kg dengan luas yang sama, tentuna genteng berbahan metal lebih unggul.

  3. Tepat untuk Daerah Rawan Gempa

    genteng anti gempa

    Genteng metal karena bebannya yang sangat ringan, genteng yang satu sangat tepat untuk daerah yang rawan gempa. Dengan pemasangan khusus yang membuat genteng lebih menyatu dengan rangka rumah, atap ini akan menjadi pilihan yang tepat.

  4. Harga yang Murah
    Harga genteng ini masuk ke dalam kategori menengah yang artinya masih ramah di kantong. Kamu bisa membandingkannya dengan genteng-genteng lainnya.

    Bahkan, kamu juga hanya membutuhkan sedikit lembaran genteng untuk ukuran atap yang relatif luas.

  5. Ragam Pilihan Warna
    Salah satu kelebihan yang sangat menarik dari genteng ini adalah ragam pilihan warnanya yang variatif. Tentunya, genteng metal memiliki opsi yang luas untuk disandingkan dengan beragam konsep rumah, mulai dari minimalis hingga tradisional.

    Jika kamu senang bereksperimen, kamu wajib sekali memilih genteng yang satu ini.

  6. Ramah Lingkungan
    Siapa sangka genteng yang terbuat dari bahan metal ternyata ramah lingkungan? genteng yang satu ini ternyata terbuat dari bahan daur ulang yang mencapai hingga 60%.

    Selain itu, pembuatan genteng ini memanfaatkan energi yang benar-benar efisien.

    Terlebih, jika genteng ini rusak, kamu bisa memanfaatkannya untuk membuat genteng yang baru.

  7. Pemasangannya Mudah dan Cepat
    Genteng dengan material metal ini telah didesain dengan sedemikian rupa agar pemasangannya bisa dilakukan dengan waktu yang sangat cepat.

    Hal yang perlu kamu lakukan adalah menghamparkan lembaran genteng ini di atas rangka atap.

    Setelah itu, kamu hanya perlu mengencangkan lembaran genteng tersebtu dengan sekrup.

    Nah, begitulah cara memasang genteng metal. Walaupun terdengar sederhana, bukan berarti ketahanannya tidak terjamin. Malahan, genteng ini bisa dibilang tahan Angin dan gempa!

  8. Rangka Atap Sederhana
    Bobotnya yang ringan membuat genteng ini tidak perlu didukung oleh struktur rangka atap yang rumit.

    Genteng jenis ini cukup dipasang menggunakan penyangga yang berbahan baja ringan. Bagaimana? Praktis, kan?

  9. Tidak Berisik
    Genteng metal berpasir bisa membuat rumah kamu tahan dari bunyi berisik di luar. Pasalnya, lapisan pasir pada genteng bisa berfungsi untuk meredam suara.

    Dengan pemasangan yang tepat, kamu bisa menciptakan hunian yang tenang dan tentram.

 


Inilah kelebihan genteng metal yang harus kamu ketahui.

Meskipun memiliki kelebihan, kamu juga harus tahu bahwa bahan metal yang menyerap panas bisa membuat rumah terasa hangat.

Sumber gambar

  • Genteng Anti Gempat – http://bit.ly/2SpUdop
  • Daya Tahan Tinggi – http://bit.ly/2Lve4BN
  • Bobot Ringan – http://bit.ly/2LzRiZA 

Pasifik Steel
Genteng Metal Berpasir terbaik


Selengkapnya

0
    0
    Keranjang
    Keranjangmu KosongKembali Belanja